Menjaga Kemabruran Ibadah Haji
Gaya hidup konsumtif, egoisme sosial, bahkan sikap eksklusif berbasis status keagamaan bisa merusak makna haji itu sendiri. Karena itu diperlukan kesadaran yang konsisten dan ketekunan untuk merawat nilai-nilai haji dalam setiap keputusan dan perilaku sehari-hari.
